Menghitung Budget Jalan ke Jepang

Menghitung Budget Jalan ke Jepang

Nah biasa pertanyaan pertama orang adalah persoalan budget atau biaya hidup di Jepang yang masih punya stigma ‘mahal’. Biasanya saya agak malas membahas topik ini dikarenakan tipe hidup tiap orang berbeda; contohnya yang biasa minum kopi Starbucks tiap hari di Jakarta tapi masih berteriak bilang makan di negara orang seharga 50 ribu dibilang mahal. Tapi untuk kali ini mari kami hitung berapa biaya liburan ke Jepang tanpa tour.

Sebelum sampai pada hitung-hitungan, mari kami split budget wisata ke sebagian bagian. Di sini saya bakal berangkat dengan kesimpulan wisata moderat, bukan wisata melarat, juga bukan tipe backpacker. Intinya hitungan di sini sanggup dipakai untuk anda jalan sendiri, bawa istri dan anak, atau bawa orang tua. Kalau mau cari yang wisata ke Jepang dengan modal 5 juta, silakan browsing2 di daerah lain ya, ini bukan tempatnya hehehehe.

Tiket Pesawat Budget Liburan Ke Bali 2 Orang – Panduan Wisata Low Season, Hemat Biaya & Pemula

Dengan kesimpulan di tahun 2020, saya random coba booking tiket pesawat AirAsia rute Jakarta-Tokyo Haneda (via KLIA2), harga tiket pesawat-nya adalah kurang lebih Rp 5,600,000 pp tanpa bagasi. Tentu ini bukan tarif promo. Biasa jika promo kami sanggup sanggup sampai Rp 3,200,000 pp. Ini yang bakal saya menggunakan didalam perhitungan. Mau lebih tidak mahal lagi? Tunggu promo 0 rupiah AirAsia, cuma biasanya beli setahun di-muka, mungkin total pembayaran juga kurang lebih 2-3 juta pp.

Update: Maskapai AirAsia X berasal dari tahun 2020 tidak beroperasi sampai restrukturisasi hutang selesai (bangkrut) paket tour pulau seribu murah .

Selain AirAsia, penerbangan low biaya lain yang sanggup dicari adalah dengan Scoot dan Jetstar.

Nah, jika mau naik penerbangan full-service, sanggup coba menggunakan Garuda (direct Jakarta-Haneda) yang tarif promo nya Rp 6,000,000 pp. Opsi lain sanggup coba cari JAL, ANA, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, atau Cathay, rata-rata seharga 4,5kjt-7jt pp. Paling tidak mahal sanggup Anda dapatkan sementara event travel fair, atau kupon promo melalui travel agent online layaknya Tiket dan Traveloka.

Hotel
Hotel di Jepang, lebih-lebih di Tokyo, condong kamarnya berukuran kecil. Rata-rata punya kamar untuk tinggal 1 orang (single bed). Maklum suka dipakai untuk business trip oleh warganya sendiri. Jadi jika traveling solo sesungguhnya jadinya benar-benar bayar tarif 1 single bed.

Saya asumsikan tinggal di hotel yah, yang berbintang 2, tarif satu kamar single-bed adalah JPY 3000-5000, dan untuk kamar 2 orang (double-bed) kurang lebih JPY 6000-8000. (1 JPY = Rp 130, per Januari 2020). Kadang Anda harus membaca cermat ukuran double-bed, dikarenakan tersedia yang lebarnya 140cm!! Kalau bawa istri mungkin oke, tapi jika teman yang tidak benar-benar dekat nanti sanggup berjalan hal-hal yang diinginkan hehehe. Ada kok ranjang ukuran 160 atau 180cm, tarifnya sedikit lebih mahal. Intinya Anda harus seksama membaca detil.

Opsi yang lebih hemat jika liburan berdua atau lebih adalah menyewa tempat tinggal melalui AirBnB, biasa berupa tempat tinggal atau unit apartemen, untuk Tokyo harganya sanggup kurang lebih USD 50-80 per malam untuk 2 orang. Biasa udah lengkap dengan dapur dan microwave supaya sanggup masak sendiri. Host yang baik bahkan bakal menyediakan pocket wifi gratis yang sanggup kami bawa-bawa.

Transport
Asumsi sehari kami sanggup mengunjungi 3-5 daerah wisata sekaligus, dan biaya transport dengan kereta subway adalah JPY 200 per trip. Akan lebih tidak mahal ulang jika kami beli subway pass layaknya di Tokyo.

Subway Pass
Jika kami main cuma 1 kota aja maka biaya transport yah cuma sepert di atas. Jadi misalkan 5 hari full main di Tokyo trus pulang. Atau spesifik cuma main di Osaka-Kyoto 5 hari.

Transportasi antar kota biasa menggunakan shinkansen atau kereta cepat. Tiket shinkansen untuk rute Tokyo-Osaka kurang lebih JPY 13,000 satu arah. Sedangkan kereta biasa jarak dekat layaknya Tokyo-Hakone kurang lebih JPY 2000. Memang ini komponen yang paling mahal di didalam transport. Pertimbangkan belanja Japan Rail Pass jika bakal melakukan trip Tokyo-Osaka pulang pergi didalam 7 hari.

Makan
Sekali makan rata-rata adalah JPY 400-600. Ini adalah porsi makan ramen, beef bowl, atau curry rice. Sedangkan bento siap makan yang sanggup dibeli di stasiun kereta (ekiben) atau supermarket sanggup berkisar mulai berasal dari JPY 300-700 per porsi.

Sedangkan minuman biasa tidak jadi soal. Setiap restoran biasa menyediakan minuman gratis untuk tiap tiap tamu, misalkan cold ocha untuk makan nasi, dan hot ocha untuk makan ramen. Bisa refill sepuasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *